27 Steps of May Angkat Isu Kekerasan Seksual

Yogyakarta, Gatra.com – Festival film internasional, Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2018 putar 27 Steps of May. Dua kali jadwal pemutaran drama tersebut penuh disesaki penonton, bahkan banyak yang kecele tak kebagian tiket.

Film terbaru Ravi L. Bharwani tersebut memang salah satu yang paling banyak ditunggu. Setelah pada 2008 lalu menggarap Jermal, sutradara alumni Institut Kesenian Jakarta (IKJ) tersebut kembali menghadirkan isu humanis. Menggandeng lagi penulis skenario Rayya Makarim, keduanya menyajikan salah satu film terbaik Indonesia sepanjang masa.

Berkisah tentang May (Raihaanun) yang pada usia 14 tahun diperkosa oleh sekelompok pria tak dikenal. Kebahagiaannya sepulang dari menikmati pasar malam berubah jadi mimpi buruk. Sang ayah (Lukman Sardi) pun tak kalah terpukul. Keduanya menjalani rutinitas membosankan demi mencoba menghadapi trauma tersebut. Hidup monoton yang lantas menjadi lebih berwarna dengan kehadiran tetangga baru mereka, seorang pesulap (Ario Bayu). Serta upaya mendorong progress yang tak henti dilakukan oleh kurir (Verdi Solaiman).


“Film ini terinspirasi dari kisah nyata, termasuk peristiwa pemerkosaan perempuan saat Mei 1998. Banyak sekali perempuan yang mengalami kekerasan seksual. Sebenarnya tujuan kita bicara traumatik dengan apa pun. Tapi, angle yang bisa menarik secara visual dan langsung menohok ya gang rape ini,” jelas produser Wilza Lubis.

Film ini world premiere di Busan International Film Festival 2018 pada awal Oktober lalu. Wilza berkisah kalau seusai menonton, malah ada salah satu pentonton yang bercerita betapa dia juga menjadi korban seperti May dan menyampaikan terima kasih karena menyuarakan isu ini.

Tema ini sesungguhnya sudah lama mengendap di benak Ravi. Selama lima tahun dia berupaya menggarap film panjang keempatnya ini. “Ini emotional journey saya sejak dulu,” katanya ketika ditemui Gatra.com seusai pemutaran di Studio XXI Empire, Yogyakarta, Jumat (30/11).


Awalnya, kenang Ravi, ia menulis sendiri skenarionya. Belakangan ia merasa tulisannya kurang bagus. Jadilah ia mengajak lagi Rayya untuk berduet di proyek ini. Proses script pun butuh waktu lama karena keduanya sama-sama detil. Pada akhirnya, proses produksi hanya berjalan 21 hari saja.

Sejak menggarap naskah, Ravi sudah menargetkan akan mengajak Raihaanun dan Lukman Sardi. Kedua nama itu adalah pilihan mereka sejak awal. Selain dua karakter itu, tokoh-tokoh lainnya melewati proses cast.

“Saya suka sekali dengan script ini. Sejak masih casting pun saya siap jadi tokoh yang mana saja. Jarang-jarang di film Indonesia dapat naskah sebagus ini,” ungkap Verdi kemudian.

27 Steps of May direncanakan akan masuk bioskop pada Mei 2019 mendatang.


Flora L.Y. Barus

Source : https://www.gatra.com/rubrik/hiburan/film/368839-27-Steps-of-May-Angkat-Isu-Kekerasan-Seksual


7 views

© 2018 by Green Glow Pictures